31 mars 2019

Apalah Arti Sebuah Nama Jika Kita Masih Melabeli Seseorang Hanya dari Namanya Saja

Photo by Adobe Stock
Perkenalkan namaku Floriberta. Orang-orang biasa memanggilku Flo meski beberapa orang memanggilku dengan nama kecilku. Kadang-kadang, ada juga mulut usil yang iseng memanggilku Berta, tapi aku nggak suka. Entah kenapa nama Berta jadi membuatku 30 tahun lebih tua! :(

Tentu saja Floriberta bukan namaku satu-satunya. Tapi aku tidak ingin mengatakannya di sini. Terlalu panjang. Bahkan untuk mengisi LJK saat UN saja aku sudah kepayahan. Pegel!

Pada saat berkenalan, tidak sedikit orang langsung menilaiku sebagai seorang blasteran atau mungkin bukan anggota mayoritas. Hanya gara-gara namaku. Aku sih ketawa-ketawa aja dan tidak pernah menganggap itu sebagai hal yang serius. Bukankah sudah biasa jika kita kerap menilai seseorang itu hanya dari tampilan luarnya saja?

Paling orang-orang yang menilaiku berdasarkan asumsi mereka sendiri akan terkejut ketika tiba-tiba aku membawa mukena ke mushala lalu mengambil air wudhu. Aku sudah hafal sekali ekspresi mereka ketika mengatakan, "Oh aku kira kamu non..." atau "Aku nggak nyangka kamu muslim..." atau kadang yang agak menjengkelkan itu "Kamu mualaf ya?". Meskipun demikian, aku nggak pernah marah. Sesekali emang agak ngegas sih, tapi ya udahlah biarin aja. Toh, siapapun diri kita memang bukan urusan orang lain kan?

Dan yang pasti, aku juga nggak perlu repot-repot mengeluarkan KTP untuk membuktikan siapa aku. Cukup dengan satu tindakan saja. Orang-orang pasti akan malu sendiri dengan asumsinya yang kadang-kadang memang keterlaluan.

Kalau kau tanya apa arti namaku, percayalah akupun tidak sebaik itu mengetahuinya. Yang kutahu namaku itu adalah pemberian dari ayahku. Aku pun tidak berusaha dan mau repot-repot mencari arti namaku. Lagipula, nama-namaku yang lain sudah kuketahui artinya.

Tapi, akhir-akhir ini, makna jadi terasa penting bagiku. Apalagi di masa ketika orang berlomba-lomba untuk mengindetifikasi dirinya sebagai bagian dari suatu kelompok. Beberapa merasa bangga dan berani mengeksklusifkan diri, merasa bahwa kelompoknya adalah yang paling baik dan suci. Atas alasan tersebut, mereka juga mulai berani untuk bertindak kasar kepada siapapun yang tidak termasuk dalam golongannya.

Kadang-kadang, dengan nama yang kebarat-baratan, apalagi didukung oleh penampilanku yang tak seperti mereka, aku ikut merasa dinilai berlebihan. Memang nggak terang-terangan sih, tapi terasa sekali kalau ada beberapa pasang mata yang melihatku dengan pandangan "nggak biasa" dari ujung kepala hingga ujung kaki. Tapi mungkin, aku aja yang baper. Hari gini apa-apa bisa dibikin baper kan? 

Hingga suatu ketika, saat aku sedang membereskan sertifikat yang telah kukumpulkan sejak masa SMA hingga kuliah, aku mulai bertanya-tanya, "Sebenernya apa sih arti namaku? Dan dari mana asalnya" dan kenapa aku jadi rewel ingin segara mengetahui artinya?

Kuputuskan untuk menyusuri dunia Google. Menurut laman www.names.org, nama Floriberta sudah hampir tidak digunakan lagi semenjak 5-10 tahun belakangan di Amerika Serikat (dilansir dari U.S. Social Security Administration). Sementara, orang yang terakhir kali menggunakan nama Floriberta sebagai first name di Amerika adalah seorang pria yang berprofesi sebagai penulis naskah kuno.

Pada situs www.namespedia.com, Floriberta adalah nama yang cukup populer digunakan di negara Jerman, Austria, Amerika Serikat, dan Kanada. Jumlahnya sekitar 261 nama. Nama ini juga cukup sering digunakan di Amerika Serikat, terbukti dari penggunaannya yang mencapai 29 kali.

Lalu, sebenarnya apa sih arti namaku?

Melihat situs www.cute-baby-names.com, Floriberta adalah nama untuk anak perempuan. Diambil dari kata berbahasa "Flor" yang berarti bunga, nama ini sesungguhnya memiliki arti cantik, berkilau, bercahaya. Tapi, selebihnya, aku masih nggak tahu apa arti nama Floriberta yang tersemat di akta kelahiranku.

Ya sudahlah, karena aku orangnya malas ribet sementara data yang kucari tidak kunjung kutemui, akhirnya aku memutuskan untuk tidak kepo lebih lanjut. Anggep aja udah tau. Toh, apapun arti namaku, pasti tersemat doa terbaik dari orangtuaku kan?

Enregistrer un commentaire

WhatsApp Button fonctionne uniquement sur les appareils mobiles

Commencez à taper et appuyez sur Entrée pour rechercher